Label

Tampilkan postingan dengan label Kolom. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kolom. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 01 November 2025

PORTOFOLIO DWI YULIANTI

 

Acer Smart School Award 2025 - Agenda tahunan yang dilaksanakan oleh Acer adalah wadah yang memberikan apresiasi kepada pelaku pendidikan yang mendorong transformasi digital. Saat ini transformasi yang terjadi akibat Revolusi Industri 4.0 menjadi tantangan tersendiri bagi dunia pendidikan. Kecerdasan Artifisial menjadi kekuatan utama di setiap bidang kehidupan, contohnya perkembangan di dunia pendidikan dan industri maju.

Pendidik sebagai garda terdepan dalam dunia pendidikan harus memiliki wawasan dan kemampuan yang relevan dengan perkembangan ini. Salah satu yang saat ini dikembangkan adalah dengan memasukkan mata pelajaran Koding dan Kecerdasan Artifisial (KKA) mulai Fase C pada Kurikulum Nasional. 

SDN Pondokcina 3 menjadi salah satu sekolah sasaran yang mendapatkan pelatihan Pembelajaran Mendalam dan KKA. Saya, Dwi Yulianti salah satu guru yang mengikuti kegiatan ini. Pelatihan KKA diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan Kota Depok bekerja sama dengan AICI - Artificial Intelligence Centre Indonesia, Universitas Indonesia.

Koding dan Kecerdasan Artifisial (KKA) saat ini menjadi salah satu mata pelajaran pada Fase C. Alokasi waktu 2 Jam Pelajaran setiap pekan, murid dikenalkan mengenai pengertian Koding dan Kecerdasan Artifiaial. Konsep dasar berpikir komputasional serta kecerdasan artifisial dikenalkan dengan cara yang menyenangkan dan bermakna.

Permainan Blocky, Scratch, AI for Ocean, hingga Quickdraw dikenalkan sebagai plugged game. Membuat memori game, robot pencari harta karun, dan meniru gambar dilakukan untuk mengenalkan unplugged game.

Kegiatan di kelas dapat dilihat pada video yang diupload pada IG sekolah berikut:

https://www.instagram.com/reel/DOwIIoQEm_b/?utm_source=ig_web_copy_link&igsh=MzRlODBiNWFlZA== 

juga pada YouTube: https://youtu.be/cJeolaJcfEU 


Acer Smart School Award sudah saya kenal semenjak Tahun 2021, saat itu saya masih menjadi pendidik di sebuah sekolah swasta. Saya mendorong sekolah untuk berpartisipasi pada kegiatan Acer Smart School Award tersebut. Hingga tahun ini, saya masih mengikuti beberapa webinar yang telah diselenggarakan. Saat ini saya ingin menambah pengalaman dengan mengikuti lomba apresiasi yang diberikan untuk guru atau dosen kreatif.

Kreativitas yang saya lakukan mendapatkan dukungan dari beberapa aplikasi yang saya gunakan. Adapun beberapa aplikasi yang sering saya gunakan dalam pembelajaran, antara lain:

1. Canva for education

2. Wayground/Quizizz

3. Mendesign permainan Game Map

Saya juga membuat permainan "Number Saving Monopoly" dan Kartu Memori Game"  yang digunakan saat pembelajaran di dalam kelas. Numbers Saving Monopoly adalah permainan yang saya presentasikan dalam Lomba GTK yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan Kota Depok. Beberapa hal yang saya lakukan dan berkaitan dengan dunia pendidikan adalah:

 
 

Untuk mengembangkan hobi menulis, saya tergabung dalam beberapa komunitas. Pertama kali saya mengenal Gurusiana, hingga menerbitkan 2 buku solo dan beberapa buku antologi. Selanjutnya saya mengenal blog, kemudian bergabung dalam beberapa komunitasnya. Kegiatan selanjutnya adalah menulis cerita pendek pada media online Suara Kreatif juga Swara Pendidikan. Lebih dari 15 cerpen sudah digoreskan dengan menggunakan nama pena Oase_biru.

Pada beberapa platform menulis saya juga menyimpan karya berupa 5 novel (4 tamat dan 1 masih bersambung). Mimpi besar saya saat ini adalah ingin meninggalkan karya yang bisa memberikan secercah harapan untuk pembacanya. Quotes yang memotivasi diri sendiri dan orang lain terkadang digoreskan seiring berjalannya waktu. 

Melalui Acer Smart School Award 2025 ini, saya mengajak para pendidik Nusantara untuk terus mengembangkan kemampuan yang sudah ada dalam diri. Mendidik dan membimbing adalah dua hal yang akan terus saya lakukan saat ini dan nanti.


                 

Depok, 1 November 2025
 











Minggu, 21 Maret 2021

Workshop Pembuatan Naskah Video Pembelajaran

 


Tak ada angin, tak ada hujan. Undangan dari GTK DikDas Kementerian Pendidikan Kebudayaan melalui pesan singkat wa, membuat saya berpikir keras. Apalagi pesan ini berisikan agar saya bergabung pada grup yang sudah dibuat. Apakah ini benar? Hoaxkah? Beberapa kali saya memang mendapatkan pesan wa singkat terkait berita salah kirim pesan. Dalam pesan tersebut, saya harus memberikan kode berupa angka yang ada. Menurut info dari teman-teman yang pernah mendapat pesan serupa, pesan tersebut adalah pesan dari hacker yang akan mengambil alih wa untuk kepentingan orang tersebut. Untuk menghindari hal-hal yang kurang menyenangkan, saya melakukan pengecekan anggota-anggota grup yang sudah bergabung. Alhamdulillah saya melihat beberapa nama yang sudah saya kenal sebelumnya dan saya menyimpan nomor mereka. Salah satunya adalah panitia pada kegiatan Seminar Nasional dan Simposium Nasional dari Kementerian yang sama. Akhirnya saya bergabung pada grup wa tersebut.

Keesokan harinya surat resmi undangan diberikan melalui wa grup, artinya saya mulai mempersiapkan administrasi keberangkatan. Mulai mengajukan surat perintah tugas mengikuti kegiatan dan Surat Perintah Perjalanan Dinas dari Dinas Pendidikan Kota Depok, hingga mencari informasi terkait rapid antigen yang akan saya ikuti. Kegiatan ini akan dilakukan di Hotel Valley Bogor 16 - 18 Maret 2021. Hari Senin semua persiapan sudah lengkap. Surat Tugas, SPPD dan hasil rapid tes antigen. Bismillah, semoga mendapat pengalaman baru dalam pembuatan video pembelajaran bersama teman-teman guru se-Nusantara.

Berikut sebagian materi yang disampaikan saat workshop. Semoga bisa berbagi walaupun hanya lewat tulisan.






Setelah mendapatkan materi pada workshop, keinginan terbesar adalah mempraktikkannya. Apalagi video yang saya kirim pada Sayembara Video GTK saat peringatan Hari Guru Nasional Tahun 2020 sudah di bedah habis oleh Bapak Indro Wiyarno dari Pusdatin. Banyak sekali kekurangannya, minimal di video berikutnya kekurangan-kekurangan yang saya buat sebelumnya bisa diperbaiki. Satu hal yang menjadi penyemangat Kementerian berencana mengadakan kembali Sayembara Video Pembelajaran di tahun ini. Jadi... Silakan bersiap-siap yang ingin mengikuti kegiatan ini. Di Tahun 2020 saja pesertanya mencapai 1.600 dari seluruh Nusantara serta Guru SILN.

Semangat berkarya...
Catatan Harian 21 Maret 2021

Selasa, 02 Maret 2021

Karyaku Kini, Karyaku di Masa Depan





Menulis, adalah sesuatu yang baru saya kenal. Banyak hal yang akhirnya membuat saya memutuskan untuk meluangkan waktu menulis. Salah satunya adalah terinspirasi dari guru-guru hebat yang juga penulis. Selain itu saya juga suka mengikuti lomba, salah satunya menulis. Awalnya hanya lomba menulis sebuah puisi, lama kelamaan saya juga mengikuti lomba menulis cerita, esai, bahkan karya tulis ilmiah. Hingga akhirnya, saya membuat sebuah data dari buku-buku di mana ada tulisan saya. Ternyata saya sudah mulai dari tahun 2019. Buku teman saya saat kuliah linearitas adalah tulisan pertama yang dibukukan. Buku-buku ini akan menjadi saksi tergoresnya karya saya. 

Kini menulis saya lakukan setiap hari. Meluangkan waktu untuk menulis adalah sebuah target tersendiri kini. Buku-buku selanjutnya akan tetap menjadi bagian dari sebuah target ke depan. Dua jenis buku yang ingin sekali saya buat adalah karya berupa buku Karya Tulis Ilmiah dan Buku Pengayaan Matematika. Semoga kedua buku ini bisa terwujud di tahun 2022 nanti... Aamiin.

Berikut adalah karya yang berhasil saya kumpulkan:



















Berawal dari Sebuah Sayembara
Mengikuti Sayembara pembuatan Video Pembelajaran pada HGN 2021 membawa saya pada sebuah workshop yang di selenggarakan oleh Pudatin Kemendikbud. Banyak pengalaman berharga yang saya rasakan. Pandemi tak menghalangi langkah untuk belajar dan terus belajar. Di Hotel Valley Bogor semua berawal, menjalin silaturahmi dan berbagi pengalaman dengan guru-guru Nusantara yang hebat.






Sebuah karya yang menyatukan rasa dan perasaan dari tiga generasi berbeda.
"Goresan Pena Tiga Generasi"
Guru sekolah dasar
Peserta didik jenjang sekolah dasar
Peserta didik jenjang sekolah menengah kejuruan





Buku antologi kedua. 
Bersama guru di sekolah tercinta
"Jiwa Mengajar Tak Pernah Padam"
Sampai kapan pun semangat itu akan terus membara... Insya Allah





Buku solo pertama, terbit di tahun 2020 
"Kisah Serdadu-Serdadu Kecil"
Kisah mengenai perjuangan peserta didik di sekolah,
bagaikan serdadu-serdadu yang sangat hebat.





Buku solo kedua, Insya Allah terbit bulan Maret 2021
"Dasawarsa Pelangi Kehidupan"
Kisah perjalanan selama sepuluh tahun dalam suka dan duka.





Buku antologi keempat, bersama penulis Gurusiana.
Alhamdulillah bisa menjadi bagian dari 123 pemenang lomba 
Tema "Warna Kasih Ibu"





Tulisan pertama yang dibukukan. "Kasih Abadi" hanyalah sebuah puisi,
namun menjadi sebuah semangat terbitnya buku selanjutnya.
Terima kasih ikut lomba



Buku antologi kelima, Lomba Menulis Cerpen Nasional 4
Tema Bebas "Sekuntum Tiga Bunga"
ikut lomba




Buku antologi ketiga setelah mengenal komunitas menulis 
Buku Tantangan Akhir Tahun 2020
Pengalaman selama melaksanakan PJJ




Salah satu karya menjadi bagian dari buku "Kisah Suprarasional"
Alhamdulillah mendapat juara ke-2 pada lomba menulis buku ini
"Sabar Untuk Meraih Sebuah Mimpi"

E-BOOK GRATIS‼️ 
Buku Karakter Suprarasional 
karya Ir. R. Ridwan Hasan Saputra, M.Si dan 
Kisah Suprarasional.

Silakan unduh di sini👇

Jika berkenan, mohon disebarluaskan agar menambah keberkahan. Terima kasih




Ternyata, sudah mulai menulis di buku ini.
Saat itu diminta menuliskah pengalaman mengajar. 
Jadilah tulisan pertama yang dibukukan.
Terima kasih Ibu Sulis.







Kamis, 18 Februari 2021

Bahadur Cilik

 



Edisi KamisMenulis


#SuakaMargaKata

Bahadur cilik adalah para satria di lapangan hijau. Permainan bola di kaki kaki kecilnya sangat menarik. Badan yang lincah selalu ditunjukkan. Kemampuan menggiring bola, mengumpan bola juga tak kalah dengan pemain profesional. Gol yang tercipta bukan hanya sebuah kemenangan namun sebuah sportivitas yang tinggi. Selamat berjuang para bahadur cilik.



Sore itu lembayung senja menyapa

Keceriaan di lapangan hijau itu masih terlihat.

Dua kelompok bahadur cilik saling berjuang

Bahadur hijau terlihat memimpin di depan

Menggiring bola dengan gesit

Bahadur merah tak kalah semangat 

Mengejar dan membentengi gawang

Bola disepak lepas dari kaki

Kini giliran bahadur merah menyerang

Berlari, mengoper, hingga ke depan gawang

Tak satu pun bahadur hijau yang menghadang

Hanya penjaga gawang mencoba menahan

Sebuah tendangan menuju kemenangan 

Melesat bola secepat kilat

Merobek jala hingga semua bahadur merah berteriak

G O L ....



Catatan harian

Depok, 18 Februari 2021



Senin, 15 Februari 2021

Kembali Menulis

 



Memulai kembali mengikuti kegiatan di Lagerunal.
Banyak sekali hal yang tertinggal untuk di baca dan dipahami. Kini ingin memenuhi tantangan menulis dahulu yang sempat terhenti.

Berikut tantangan yang telah berhasil dilalui:






Sejujurnya masih bingung dengan tulisan yang saya buat. Keinginan memulai kembali menulis di sini lebih kuat. Bismillah...  


Terima kasih untuk masukannya... 


Depok 15 Februari 2021


Kamis, 21 Januari 2021

Kata Lose

 



#KamisMenulis

Tantangan menulis kali ini adalah yang terberat saya rasakan. Bukan karena tema "SuakaMargaKata" yang berat, namun pemilihan kata "lose" yang membuat bingung. Kata ini jika dalam English vocabulary  mungkin tak akan membuat saya berlama-lama berpikir. Ternyata kata ini ada dalam KBBI memiliki arti yang luar biasa pula. "Kelas tertinggi atau terbaik".

Jika merujuk dari arti kata sangat mudah mencontohkan kata "lose" dalam makna secara harfiah, antara lain:
1. kelompok  peserta didik yang unggul dalam sebuah sekolah.
2. Peserta didik yang memiliki prestasi menjadi juara tingkat nasional.
3. Pelari yang sering memenangkan lomba tingkat nasional bahkan internasional

Namun, jika dibentuk dalam rangkaian kata menjadi sebuah kalimat yang memiliki unsur subyek, predikat, obyek, dan keterangan, maka kata "lose" belum dapat saya tuliskan dengan baik.

Sebagai contoh:
Andi belajar di lose matematika.
(pada contoh ini sepertinya "lose" menempati unsur keterangan yang menjelaskan sebuah obyek atau sebaliknya)

Saya masih harus belajar pada "master" Bahasa Indonesia agar tak ada kesalahan dalam pemahaman kata "lose" ini. Tulisan kali ini hanya sebuah ungkapan isi hati. Sejak subuh, hingga kata demi kata dituliskan, masih memikirkan tulisan yang akan dibuat kali ini.

Sekian curahan hati mengenai "lose". 

Maaf jika tak bisa memberikan tulisan yang baik.

Depok, 21 Januari 2021
23.23
Catatan Harian DY




Selasa, 19 Januari 2021

Alur/Plot dan Penokohan

 




https://images.app.goo.gl/6ZCXoQrBe9JAXuay8



#SelasaBerbagi


Setelah membuat tema dan premis pada materi sebelumnya, saya mencoba mengambil satu yang akan dijadikan cerpen nanti. Setelah mempelajari materi sore tadi saya memilih tema kelima yang akan saya gali lebih dalam lagi. 

Tema: Bertahan dari badai kehidupan.
Premis: Seorang ayah yang bertahan dari semua badai yang menerpa tanpa ingin diketahui keluarganya, hingga akhirnya bisa menemukan hal yang membahagiakan keluarganya.

Berdasarkan tantangan yang dibuat, maka berikut adalah alur/plot yang saya coba tuangkan:



Penokohan yang akan dikisahkan adalah sebagai berikut:


Demikian tantangan #SelasaBerbagi hari ini. Semoga saat mengembangkan menjadi kata demi kata, kalimat, paragraf, serta percakapan. Lancar hingga selesai menjadi sebuah cerpen. Aamiin.



Depok, 19 Januari 2021
Catatan Harian Dwi Yulianti










Minggu, 17 Januari 2021

Kembali Berkreativitas

    




Pembelajaran sudah berlangsung satu pekan. Entah mengapa kenyamanan saat libur, membuat semangat untuk membuat video pembelajaran sedikit berkurang. Proses yang memerlukan beberapa tahap membuat rasa malas menerjang. Modul pembelajaran memang sudah disampaikan pekan kemarin, kini media penunjang pembelajaran harus disiapkan. 

Jumat, 15 Januari 2021 kumulai juga proses pembuatan video pembelajaran. Menyiapkan materi sesuai modul dan menyusunnya agar menarik. Membuat rekaman suara agar lebih jelas, dan terakhir menggabungkan video materi dengan rekaman suara. Proses terakhir memerlukan kesabaran dan ketelitian. Alhamdulillah, akhirnya satu video pembelajaran materi Ilmu Pengetahuan Alam untuk Tema 6 berhasil dibuat. Langkah selanjutnya meng-upload di youtube chanel. Setelah semua selesai tautan akan dibagikan pada whatsapp grup kelas. Semoga anak-anak bisa lebih memahami materinya setelah sebelumnya mempelajari dari modul kini melalui media audio visual. 

Kini, masih ada satu video pembelajaran yang akan dibuat. Materi matematika, dengan target sebelum pembelajaran matematika di Jumat, 22 Januari mendatang video sudah dipelajari oleh anak-anak di rumah. Semoga tetap semangat mempersiapkan perangkat pembelajaran... Aamiin.


Berikut tautan video pembelajaran IPA Tematik Tema 6 "Panas dan Perpindahannya"
Video Pembelajaran